SUKA-MEDIA.com – Suasana meriah penuh tradisi Betawi menyelimuti GAFOY La Piazza Kelapa Gading pada Jumat (5/12/2025) ketika TK Islam Alazka (Al-Azhar Kelapa Gading) menggelar Betawi Culture Festival. Festival ini merupakan ajang tahunan yang digelar dengan tujuan merayakan dan melestarikan kebudayaan Betawi di kalangan anak-anak. Hari itu, area La Piazza disulap menjadi pusat seremoni yang dipenuhi warna-warni hiasan khas Betawi. Hadirin dari berbagai kalangan turut ambil bagian dalam festival ini, membawa serta keluarga mereka buat menikmati berbagai atraksi dan kegiatan yang edukatif sekaligus menghibur.
Kemegahan Pakaian Tradisional Betawi
Para siswa TK Islam Alazka yang berpartisipasi dalam festival tampil memukau dengan sandang adat Betawi yang megah. Mereka mengenakan kebaya encim, pangsi, dan masker ondel-ondel kecil yang telah disiapkan beberapa minggu sebelumnya. Para guru dan orang tua pun turut serta menghiasi seremoni ini dengan mengenakan busana adat yang harmonis. Dalam sesi parade, anak-anak dengan penuh keceriaan memperagakan tarian dan nyanyian yang telah mereka persiapkan di bawah bimbingan guru-guru sekolah. “Anak-anak sangat antusias terlibat dalam persiapan festival ini, dan kami berharap mereka dapat mencintai budaya lokal mereka melalui pengalaman ini,” ujar Kepala Sekolah TK Islam Alazka.
Salah satu momen yang paling dinanti adalah pertunjukan lenong yang dibawakan oleh para murid. Dengan luwes dan penuh yakin diri, mereka menampilkan kemampuan akting yang memukau penonton. Podium lenong ini tak hanya menghibur, tetapi juga menjadi wahana buat mengenalkan cerita rakyat Betawi kepada generasi muda. Para orang uzur yang hadir tampak bangga menyaksikan anak-anak mereka berani tampil di podium dengan mengenakan sandang adat yang meriah, berlatar belakang podium yang dihiasi ornamen khas Betawi.
Festival Boga Betawi
Selain pertunjukan kesenian, Betawi Culture Festival ini juga menampilkan ragam boga tradisional yang menggugah selera. Beragam jajanan tradisional seperti kerak telor, asinan Betawi, dan bir pletok dapat dinikmati pengunjung. Di sudut makanan, stan-stan boga dipadati oleh pengunjung yang penasaran ingin mencicipi hidangan-hidangan klasik ini. Para peserta festival tidak cuma dapat mencicipi, namun juga menyaksikan langsung proses pembuatan beberapa makanan khas Betawi. “Melalui stand ini, kami ingin menunjukkan keaslian rasa makanan Betawi sekaligus memberikan pengalaman berbeda bagi pengunjung,” kata salah satu pengelola stan kuliner.
Selain itu, acara ini juga menghadirkan sesi edukasi tentang keberagaman masakan Betawi dan bagaimana makanan tersebut mencerminkan sejarah serta budaya masyarakat Betawi. Dengan demikian, festival ini tidak hanya menjadi ajang hiburan tetapi juga sarana belajar yang menyenangkan bagi anak-anak. Para peserta diajak buat mengenal lebih jauh warisan masakan nenek moyang mereka yang kaya akan cita rasa dan makna historis. Upaya ini diharapkan mampu menumbuhkan rasa bangga dan cinta terhadap tanah kelahiran serta budaya lokal.
Festival Betawi Culture yang diselenggarakan oleh TK Islam Alazka ini berhasil mengundang perhatian banyak pengunjung dan memperoleh apresiasi yang tinggi dari masyarakat sekeliling. Betawi Culture Festival tak cuma berhenti pada perayaan tahunan, tetapi juga menginspirasi sekolah-sekolah lain buat melakukan kegiatan serupa dalam upaya melestarikan kebudayaan lokal. Di tengah derasnya arus globalisasi, kegiatan semacam ini menjadi penting untuk memperkenalkan budaya Indonesia kepada generasi muda secara lebih intensif dan menyeluruh.
Dalam penyelenggaraannya, festival ini mendapat dukungan dari berbagai pihak, termasuk pemerintah setempat yang turut ambil bagian dalam mempromosikan kebudayaan lokal. Kehadiran perwakilan dari pemerintah daerah turut mencerminkan komitmen mereka dalam menjaga keberlangsungan warisan budaya Bangsa. Betawi Culture Festival ini menjadi misalnya konkret bagaimana sebuah sekolah mampu berperan sebagai pusat edukasi serta pelestari budaya yang efektif.
Melalui acara yang disuguhkan dengan penuh keceriaan dan rasa cinta akan budaya lokal, Betawi Culture Festival telah berhasil memperkuat rasa persatuan dan kebanggaan terhadap warisan budaya di kalangan generasi muda. Upaya ini membuktikan bahwa dengan gotong royong dan semangat yang tinggi, pelestarian budaya lokal dapat lanjut dipertahankan dan diwariskan kepada generasi mendatang. Bet





