SUKA-MEDIA.com – Iman Sampurna baru saja mengukir babak baru dalam perjalanan karirnya dengan dilantik sebagai Penjabat (Pj) Rektor Universitas Setia Budhi Rangkasbitung buat periode 2025-2027. Acara pelantikan yang berlangsung khidmat itu dipimpin oleh Wakil Ketua Yayasan Setia Budhi, Joko Guntoro. Dalam sambutannya, Joko mengungkapkan keyakinannya terhadap kepemimpinan Iman Sampurna yang dianggapnya akan membawa perubahan positif bagi universitas ke depan. “Kami percaya di rendah kepemimpinan Pak Iman, Universitas Loyal Budhi akan mencapai prestasi lebih gemilang,” ungkap Joko di acara tersebut.
Visi dan Misi Pj Rektor Baru
Iman Sampurna, yang sebelumnya menjabat sebagai Dekan Fakultas Teknik di kampus yang sama, menyoroti pentingnya reformasi dalam sistem pendidikan tinggi yang adaptif terhadap perubahan era. Dalam pidatonya setelah pelantikan, Iman menegaskan komitmennya untuk membawa Universitas Loyal Budhi ke tingkat yang lebih tinggi dengan memanfaatkan teknologi inovatif dan memperkuat kolaborasi dengan berbagai pihak terkait. Dia mengungkapkan visinya untuk universitas sebagai “rumah ilmu yang inklusif, inovatif, dan relevan dengan perkembangan global”. Iman yakin bahwa dengan pendekatan ini, Universitas Loyal Budhi akan dapat bertanding secara kompetitif baik di kancah nasional maupun dunia.
Program-program unggulan yang akan diperkenalkan oleh Iman termasuk pengembangan kurikulum berbasis kompetensi dan integrasi teknologi digital dalam proses pembelajaran. “Langkah-langkah ini penting untuk memastikan para mahasiswa tak cuma mendapatkan pengetahuan teoritis namun juga keterampilan praktis yang dapat mereka terapkan di internasional kerja,” jelas Iman. Ia juga menyoroti rencana buat memperluas jaringan kerjasama dengan institusi pendidikan di luar negeri guna memberikan kesempatan kepada mahasiswa buat mendapatkan pengalaman belajar lintas budaya.
Tantangan dan Asa ke Depan
Tantangan yang dihadapi universitas dalam zaman digital ini tidaklah mudah. Namun, Iman Sampurna merasa optimis dengan dukungan semua civitas akademika buat menghadapi berbagai rintangan yang ada. Salah satu tantangan utama yang diidentifikasi Iman adalah kesenjangan antara kurikulum pendidikan dengan kebutuhan industri. “Kami harus memastikan bahwa lulusan kami siap memasuki internasional kerja dan memiliki bekal yang memadai buat berkontribusi secara efektif,” katanya. Buat itu, dia berencana mengadakan dialog rutin dengan pihak industri buat meninjau kurikulum secara berkala dan menyesuaikannya dengan dinamika pasar tenaga kerja.
Di samping itu, peningkatan fasilitas pendidikan juga menjadi salah satu konsentrasi Iman selama masa jabatannya sebagai Pj Rektor. Ia menyadari bahwa infrastruktur yang memadai memainkan peran krusial dalam mendukung pembelajaran yang optimal. Dengan demikian, Iman berencana mengupayakan perbaikan dan pembaruan fasilitas kampus, termasuk laboratorium dan perpustakaan, serta meningkatkan akses mahasiswa ke sumber energi digital. “Kami bertekad buat menciptakan lingkungan belajar yang aman dan inspiratif, sehingga mahasiswa dapat menggali potensi mereka secara maksimal,” tambahnya.
Dengan berbagai planning ambisius ini, Iman Sampurna berharap Universitas Loyal Budhi bisa menjadi pusat unggulan penemuan dan pengembangan sumber energi orang yang berkualitas. Dalam masa kepemimpinannya, ia menantikan kerjasama yang erat antara seluruh elemen universitas, mulai dari dosen, mahasiswa, hingga alumni, buat membawa kampus ini ke puncak kejayaan. Iman menegaskan bahwa dengan kerja keras dan tekad yang kuat, visi bersama tersebut niscaya dapat terwujud.






