SUKA-MEDIA.com – Direktur Primer PT Pertamina (Persero), Simon Aloysius Mantiri, baru-baru ini memberikan apresiasi yang tinggi terhadap inovasi strategis yang dilakukan oleh Elnusa Petrofin. Inovasi-inovasi ini menjadi pilar krusial dalam peningkatan efisiensi dan pengawasan operasional perusahaan. Dalam kunjungannya, Simon secara langsung meninjau dua fasilitas utama yang menjadi kebanggaan Elnusa Petrofin, yaitu Road Traffic Control (RTC) dan Remote Asset Daily Activity Recorder (RADAR). Kedua fasilitas ini memainkan peran yang sangat penting dalam mendukung kelancaran distribusi energi di Indonesia.
Implementasi Teknologi Canggih buat Operasional Lebih Efisien
Simon Aloysius Mantiri menyoroti pentingnya implementasi teknologi canggih dalam menaikkan efisiensi operasional. Ini sejalan dengan upaya Pertamina buat terus berinovasi dan menggunakan teknologi terkini dalam setiap aspek bisnisnya. Sistem Road Traffic Control (RTC) dikembangkan untuk mengontrol kemudian lintas kendaraan pengantar bahan bakar secara real-time. Dengan adanya penemuan ini, perusahaan dapat memantau pergerakan armada secara seksama dan memastikan bahwa setiap truk tangki beroperasi dengan langkah yang paling efisien dan aman.
Tidak hanya itu, sistem RTC ini dilengkapi dengan berbagai fitur yang memungkinkan monitoring terperinci terhadap lampau lintas dan trayek yang dilalui. “RTC menjadi sebuah terobosan besar dalam pengelolaan transportasi bahan bakar kami,” ujar Simon mantap. Dengan adanya sistem ini, diharapkan tingkat kehilangan bahan bakar maupun keterlambatan pengiriman dapat diminimalisir secara signifikan.
RADAR: Merekam Aktivitas Harian Secara Detil
Sistem kedua yang memperoleh perhatian spesifik dari Simon adalah Remote Asset Daily Activity Recorder (RADAR). Sistem ini dirancang buat mencatat aktivitas harian pada aset perusahaan secara real-time. Jika RTC mengontrol kemudian lintas, maka RADAR bertugas merekam seluruh kegiatan yang dilakukan oleh setiap perangkat dan kendaraan yang digunakan dalam operasional. Efisiensi dalam pendataan ini tentunya tidak cuma bermanfaat bagi pihak manajemen untuk analisis mendalam tetapi juga memastikan bahwa standar operasional yang ketat dipatuhi oleh semua pihak.
Dengan pengumpulan data yang real-time, setiap anomali atau deviasi dari prosedur standar dapat segera diidentifikasi dan dikoreksi. “RADAR memberikan transparansi penuh terhadap kegiatan operasional sehari-hari,” tambah Simon. Dia juga berharap bahwa adanya pengawasan yang lebih ketat ini dapat mendukung terciptanya sebuah lingkungan kerja yang lebih aman dan efisien.
Melalui penerapan RTC dan RADAR, Elnusa Petrofin menunjukkan komitmennya untuk menaikkan efisiensi dan memperkuat aspek keamanan dalam distribusi daya di Indonesia. Inovasi-inovasi ini tak hanya mengedepankan aspek teknologi tetapi juga menjunjung tinggi nilai-nilai keselamatan dan keamanan yang selama ini menjadi inti dari operasional perusahaan. Diharapkan, cara ini akan menjadi contoh bagi perusahaan lainnya di sektor daya buat terus berinovasi dan beradaptasi dengan kemajuan teknologi.






